CHICKEN Archives

Boneless Dada

 

 

 

 

 

Boneless Dada Ayam/Fillet Dada Ayam dalam waktu hampir dua bulan terakhir banyak kosong, baik di pasar tradisional maupun modern.

Hal ini disebabkan tersendat pasokan bahan baku berupa ayam hidup dari peternak di beberapa mayoritas daerah sentra peternak ayam hidup di Indonesia.

Beberapa analis mengatakan bahwa kejadian ini disebabkan oleh banyaknya ayam yang mengalami perlombaan pertumbuhan(Slow Growth) serta banyaknya ayam yang terkena penyakit.

Diterapkannya aturan pemerintah untuk melarang penggunaan Antibiotik Growth Promoter(AGP) juga berpengaruh pada percepatan pertumbuhan ayam.

Jadi selama kurun waktu Bulan Desember 2017 hingga pertengahan Januari 2018 pihak rumah potong ayam diseluruh Indonesia mengalami kendala bahan baku ayam hidup ukuran besar.

Yang dijumpai dibanyak kandang peternak adalah ayam ukuran berat hidup 1.0-1.3 paling besar.

Kalau pihak rumah potong ayam menggunakan bahan baku ayam Boneless dari Ayam hidup ukuran 1.0-1.3 maka yang terjadi adalah rendemen Boneless sangat rendah ditambah lagi dengan bahan baku yang cukup tinggi sehingga harga Boneless saat ini kurang Feasible bagi konsumen. Boneless Dada Ayam yang Halal, Sehat dan Higienis diproses oleh rumah potong ayam yang menaruh perhatian penuh akan kualitas produk raw material masakan bunda tercinta.

Dengan produk yang dijual dengan harga terjangkau, Boneless bisa dijumpai di lapak-lapak penjual daging ayam pasar tradisional hingga pasar modern.

Selain untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, produk Boneless Dada juga sangat lazim digunakan oleh home industri makanan olahan dengan produk akhir bakso ayam, Sosis ayam dan lain sebagainya.

Boneless termasuk bahan baku utama dalam proses pembuatan makanan olahan berupa bakso ayam. Dengan adanya campuran bahan baku Boneless dan beberapa bahan baku penyusun Bakso Ayam, produk akhir bisa lebih terasa istimewa karena memiliki tekstur kenyal khas Bakso Ayam.

Untuk mengurangi biaya produksi, home industri makanan olahan biasa menggunakan MDM Ayam dan Boneless Dada sebagai komponen penyusun daging bahan baku bakso ayam karena memiliki harga lebih murah dan kualitas bakso istimewa.

Boneless dada mutlak diperlukan untuk mixing bahan baku dengan mdm ayam sebagai pengikat daging, tepung dalam adonan bakso ayam. Apabila produk ini diganti dengan keseluruhan daging MDM ayam maka Tekstur produk akhir kurang bagus dan cenderung tidak kenyal.

Produk bakso berbentuk sosis (Basis) bahan bakunya juga menggunakan Boneless ayam untuk rasa yang lebih Juicy.

 

www.afco.co.id

 

BAHAN BAKU BAKSO

Bakso sapi adalah  produk pangan yang terbuat dari bahan baku bakso utama daging sapi yang dilumatkan, dicampur dengan bahan-bahan lainnya, dibentuk bulatan-bulatan, dan selanjutnya direbus.  Biasanya istilah bakso tersebut diikuti dengan nama jenis dagingnya, seperti bakso sapi, bakso ayam, dan bakso ikan(Usmiyati dan Priyanti:2006).

Bakso merupakan salah satu makanan tambahan bercitarasa tinggi yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia, dengan proses pembuatan cukup mudah maka semua orang bisa membuat bakso sendiri sesuai dengan selera. Umumnya bakso  dibuat dengan daging sapi, semakin baik dan segar daging sapi yang diolah maka akan menghasilkan produk akhir semakin baik pula. Mutu produk bakso yang dihasilkan berbanding lurus dengan kesegaran daging dan jenis daging dalam proses  pembuatan bakso, disarankan memilih daging sapi berbentuk tebal, masih segar dan memiliki sedikit lemak. Selain bahan baku, alur proses produksi juga berperan sangat penting untuk menghasilkan bakso bermutu tinggi.

Kandungan bahan baku bakso berasal dari daging sapi memiliki nutrisi protein tinggi, sehingga memunculkan potensi tumbuh kembang bakteri merugikan yang membuat produk utama berupa bakso tersebut sangat rentan mengalami kerusakan apabila tidak disimpan dalam freezer atau diberikan bahan pengawet alami makanan. Tanpa disimpan didalam freezer bersuhu -5 sampai -15 derajat celcius, produk bakso sapi apabila ditaruh disuhu ruangan hanya akan mampu bertahan seharian, tentu akan menjadi masalah bagi produsen maupun pedagang bakso sapi yang memproses produk tidak untuk dikonsumsi sendiri dalam jumlah sedikit melainkan proses pembuatan bakso sapi dalam skala besar untuk dipasarkan serta didistribusikan ke reseller yang memakan waktu berhari-hari dan tidak bisa dipaksakan untuk pada hari pembuatan bakso sapi tersebut maka pada hari itu pula produk harus habis.

Cara mengawetkan makanan seperti bakso sapi secara manusiawi dan paling baik tanpa efek apapun yaitu dengan menggunakan proses mata rantai pendingin dimana sesaat setelah bakso sapi melewati proses perebusan setelah matang sempurna lalu ditiriskan dan di dinginkan disuhu ruangan. Setelah produk bakso sapi sudah terasa dingin apabila disentuh, proses selanjutnya adalah pengemasan dengan cara memasukkan produk kedalam plastik standart  makanan jenis HDPE dengan ketebalan 0,7 mikron lalu diseal menggunakan alat sealer, dilanjutkan dengan proses penempatan produk kedalam loyang satu persatu sebelum akhirnya dimasukkan kedalam ruangan air blast freezer untuk proses pembekuan secara maksimal pada suhu yang telah ditentukan.  Dengan cara inilah kepastian keamanan produk makanan berupa bakso sapi terjaga, selanjutnya produk bisa disimpan di freezer bersuhu -18 derajat agar bisa tetap baik digunakan sampai 12 Bulan kedepan.

Pengemasan sebaiknya tidak menggunakan kemasan jenis vakum karena secara langsung dapat berpengaruh terhadap bentuk bulatan pada produk bakso sapi, menggunakan kemasan jenis vakum membuat bentuk produk bakso tidak beraturan  dan menyimpang dari  istilah umum bakso atau meat ball dimana berbentuk bulat layaknya bola sepak.

Saat diperlukan entah itu untuk dikonsumsi sendiri atau dijual lagi, bakso sapi dalam kondisi beku tersebut bisa di thawing(dicairkan) secara normal dengan cara diletakkan disuhu kamar beberapa saat sampai produk benar-benar siap untuk olah lagi.

CV. Wahana Sejahtera Foods merupakan salah satu produsen bahan baku bakso ayam maupun bahan baku bakso daging sapi berupa daging giling ayam atau lazim disebut MDM ayam sedangkan untuk daging sapi giling pemesanan by order, bahan baku bakso tersebut dibuat oleh tim produksi berpengalaman dalam proses pembuatan bahan baku bakso itu sendiri sehingga menciptakan produk akhir dengan citarasa kenikmatan sempurna dalam rasa ditunjang dengan mesin MDM berstandart internasional menjadikan MDM produksi CV. Wahana Sejahtera Foods sangat direkomendasikan sebagai menu bahan baku makanan keluarga Indonesia sehat.

 

Jombang, 16 Juni 2017

 

 

Moch Zafri Aristiawan

 

Ayam Karkas

Mendapatkan bahan baku ayam karkas 0.8 yaitu berupa ayam hidup ukuran 1.1Kg dari peternak ayam broiler tidaklah mudah karena, para peternak cenderung lebih memilih memproduksi ayam broiler hidup dengan ukuran lebih besar, semakin besar ukuran dan berat bobot ayam broiler maka diharapkan keuntungan yang didapat akan lebih maksimal.

Untuk mendapatkan ayam hidup dengan berat 1,1Kg dari peternak, banyak upaya yang dilakukan oleh pihak rumah potong unggas dalam menyakinkan para peternak untuk memproduksi ayam broiler hidup dengan ukuran yang dikehendaki pihak rumah potong ayam.

Salah satuupaya yang paling lazim digunakan adalah adanya pemberian insentif atau berupa kontrak harga fix dengan memberikan tambahan beberapa ribu rupiah diatas harga pokok produksi.

Dengan melihat perhitungan selisih keuntungan yang didapat serta efektifitas keberlangsungan siklus atau perputaran pemeliharaan ayam dikandang yang bisa dipanen dalam umur 25 hari, para peternak akan bisa mendapatkan jadwal Çhick in lebih banyak dan otomatis jumlah panen lebih banyak pula.

Melihat tren kebutuhan daging ayam yang semula dominan kearah ukuran jumbo dan sekarang sudah mulai banyak bergeser kearah ukuran “baby chicken” maka pihak peternak, baik itu peternak kemitraan maupun peternak mandiri ayam hidup menangkap peluang ini dengan perhitungan faktor resiko serta laba-rugi apabila memproduksi ayam hidup ukuran kecil mulai ayam ukuran 1.0-1.3kg.

Pengalaman dilapangan, peternak sistem kemitraan biasanya menjual ayam broiler hidup ukuran 1.0-1.2 lebih mahal dari ayam ukuran jumbo dan seringkali dijual sepaket ayam kecil dan ayam jumbo.

Didunia peternakan ayam broiler, faktor gambling cukup tinggi karena semua peternak mengetahui biaya produksi mulai chick in sampai panen dalam nominal rupiah, yang menjadi kendala adalah ketidakpastian harga saat panen.

Ketidakpastian dan fluktuasi ekstrim naik turunnya harga inilah yang membuat peternak was-was sehingga mebuat para peternak banyak berdoa pada Tuhan agar saat jadwal panen ayam tiba, harganya tinggi.

Namun saat peternak dihadapkan dengan murahnya harga ayam saat panen tiba, maka pilihannya adalah dijual saat itu juga ataupun mengambil tindakan menahan untuk tidak menjual alias menambah masa produksi ayam broiler size 1.0-1.2 ini menjadi ukuran 2.0Kg keatas dengan harapan adanya peningkatan harga saat panen ukuran ayam besar tersebut.

Beberapa tahun lalu apabila para peternak menjual ayam hidup ukuran 1.0-1.2 bisa dipastikan bahwa ayam yang dijual tersebut merupakan ayam dalam tanda kutip “Ayam Sakit” atau bisa saja terjadi “Slow Growth”, atau ada faktor lain berupa musibah kandang roboh ataupun peternak melihat tren harga yang semakin menurun maka keputusan menjual ayam broiler hidup ukuran kecilpun menjadi pilihan.

Namun kini semua berubah, justru para peternak berlomba-lomba untuk memproduksi ayam kecil untuk memenuhi permintaan konsumen akan daging ayam karkas 0.7kg, ayam karkas 0.8 hingga ayam karkas ukuran 0.9kg per-ekor.

Selain ukuran ayam broiler hidup size 1.0-1.2kg per-ekor, ayam broiler hidup minimal ukuran 1.7up masih sangat dominal digemari oleh konsumen lokalan serta kebutuhan konsumen industry untuk digunakan sebgai bahan baku ayam fillet.

Sebagai pelaku produksi pemotongan ayam, RPA Wahana Sejahtera Foods merangkul semua peternak diseluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk memastikan kebutuhan bahan baku ayam hidup bagi RPA Wahana Sejahtera Foods.

RPA Wahana Sejahtera Foods sebagai mitra peternak selalu bergantung pada pasokan ayam hidup dengan ukuran tertentu kepada para peternak diseluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam proses mata rantai penyediaan daging ayam karkas mulai dari ukuran ayam karkas 0.5kg hingga ayam karkas 1.8kg.

Jombang, 29 Januari 2017

 

 

Moch. Zafri Aristiawan

Penikmat Daging Unggas

 Page 1 of 14  1  2  3  4  5 » ...  Last »