karkas ayam broiler

Ayam Pedaging Yang Sehat

Dari ayam pedaging yang sehat , maka akan menjadikan ayam karkas produksi kami sangat berkualitas serta mengandung gizi yang tinggi
ayam segar parting

Ayam Karkas Kualitas Tinggi

Kami Memproduksi daging ayam karkas sehat,halal dan higienis dengan sistem mata rantai pendingin yang akan menjaga kualitas daging ayam sampai ke tangan anda.
Zafri (Telkomsel). : 081235414422
WA (Indosat) : 085730558884
(XL) : 085961113355
Email : zafri@afco.co.id

CV. Wahana Sejahtera Foods

CV. Wahana sejahtera Foods kedatangan tamu dari Prancis Mr. Cedric Boistard, Sabtu 20/5. Kedatangan tersebut bertujuan untuk bertukar informasi serta membahas kemungkinan kerjasama dalam jangka panjang terkait supporting raw material produk asal Unggas dan Ikan Laut.
Sebagai General Manager, Mr. Cedric Boistard menyimak dengan seksama presentasi sesi pertama dari tim CV. Wahana Sejahtera Foods terkait dengan kondisi iklim investasi di Kota Jombang dengan beberapa kemudahan yang akan di dapat, serta memberikan informasi terkait alur proses produksi di rumah potong CV. Wahana Sejahtera Foods mulai dari penerimaan ayam hidup, proses pemotongan ayam, perebusan ayam sehabis dipotong, pengambilan isi perut ayam, proses pencucian ayam sekaligus pre-cooling daging ayam, pengemasan daging ayam, proses pembekuan, hingga pengiriman barang dari gudang CV.Wahana Sejahtera Foods.
Pada sesi presentasi kedua, Mr Cedric Boistard menjelaskan tentang perusahaan Group Symrise yang memiliki jaringan perusahaan dan pemasaran di 40 Negara dunia yang saat ini concern pada pengembangan produksi makanan serta pemasaran di kawasan Asia Tenggara.
Pada sesi ketiga, tim CV. Wahana Sejahtera Foods menemani Mr. Cedric Boistard berkeliling ke ruang produksi pemotongan ayam hingga tempat penyimpanan ayam(Cold Storage).
Pada sesi terahir, tim CV. Wahana Sejahtera Foods serta Mr. Cedric sepakat untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas produksi serta menjaga kualitas produk pada perusahaan masing-masing serta bertukar informasi terkait supply raw material produk Unggas dan Ikan untuk kerjasama pada masa mendatang.

PENGURANGAN POPULASI AYAM PARENT

Proses pengurangan populasi ayam parent terus dilakukan untuk mengurangi overpopulasi ayam saat ini, dengan harapan supply bisa berimbang dengan permintaan.
Namun, sebagaimana diketahui bersama bahwa bulan depan sudah memasuki bulan puasa maka otomatis serapan pasar meningkat. Sebenarnya ada kontradiksi dimana waktu penyerapan pasar cukup besar sepuluh hari menjelang awal bulan puasa hingga hari ke sepuluh bulan puasa tidak di imbangi dengan penambahan jumlah populasi maka yang akan terjadi adalah harga ayam akan tinggi.
Secara pribadi, saya sependapat dengan adanya polese yang mensyaratkan adanya pengurangan jumlah populasi ayam parent skala nasional hanya saja waktunya yang tidak pas, karena mendekati bulan puasa dan lebaran.
Karena imbas dari aturan tersebut adalah adanya ketimpangan antara permintaan pasar yang cikup tinggi sedangkan suply dari peternak kurang maksimal, akibatnya konsumen akan mendapatkan harga yang lebih mahal.
Disisi peternak(terutama peternak mandiri) pun juga akan mengalami dilema, saat akan melakukan chick in akan mengalami kendala sulitnya mendapatkan DOC(anak ayam umur sehari) karena perusahaan hatchery(penetasan telur ayam) akan memprioritaskan internal farm sendiri.
Semoga, jurus pemangkasan populasi ayam parent ini tidak selalu menjadi ajian pamungkas untuk mengurangi populasi ayam hidup di lapangan atau ajian instant untuk menaikkan harga ayam hidup yang selama tiga bulan terahir jauh dibawah harga pokok produksi alias terlampau murah.
Saya lebih cenderung untuk tetap memaksimalkan populasi, karena kita tidak membicarakan bahwa yang overpopulasi ini adalah daerah Jawa dan Sumatera akan tetapi lebih memandang keseluruhan wilayah Indonesia dimana sering dibaca di media massa bahwa harga daging ayam di Indonesia Timur cukup mahal dan jumlahnya terbatas meskipun secara faktual di pulau Jawa dan Sumatera mengklaim ayam sudah overpopulasi, ayam banjir, ayam murah namun saudara kita di Indonesia Timur masih mendapatkan harga cukup mahal.
Peran Pemerintah dalam hal ini dinas Peternakan seharusnya lebih bisa dimaksimalkan lagi untuk memfasilitasi dan membuat kebijakan “Ramah Peternak”, kalau disimpulkan bahwa populasi ayam hidup di Jawa dan Sumatera sudah terlalu banyak, maka solusinya bagaimana ayam tersebut bisa disalurkan ke daerah lain yang masih kekurangan dalam bentuk daging ayam karkas.
Kalau sudah disalurkan merata ke seluruh Nusantara masih berlebih ya bisa diupayakan untuk di eksport.
Semangat produktifitas ini selaiknya perlu mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah.

Wallahu A’lam Bishawab,

Moch Zafri Aristiawan

Ayam Karkas

Mendapatkan bahan baku ayam karkas 0.8 yaitu berupa ayam hidup ukuran 1.1Kg dari peternak ayam broiler tidaklah mudah karena, para peternak cenderung lebih memilih memproduksi ayam broiler hidup dengan ukuran lebih besar, semakin besar ukuran dan berat bobot ayam broiler maka diharapkan keuntungan yang didapat akan lebih maksimal.

Untuk mendapatkan ayam hidup dengan berat 1,1Kg dari peternak, banyak upaya yang dilakukan oleh pihak rumah potong unggas dalam menyakinkan para peternak untuk memproduksi ayam broiler hidup dengan ukuran yang dikehendaki pihak rumah potong ayam.

Salah satuupaya yang paling lazim digunakan adalah adanya pemberian insentif atau berupa kontrak harga fix dengan memberikan tambahan beberapa ribu rupiah diatas harga pokok produksi.

Dengan melihat perhitungan selisih keuntungan yang didapat serta efektifitas keberlangsungan siklus atau perputaran pemeliharaan ayam dikandang yang bisa dipanen dalam umur 25 hari, para peternak akan bisa mendapatkan jadwal Çhick in lebih banyak dan otomatis jumlah panen lebih banyak pula.

Melihat tren kebutuhan daging ayam yang semula dominan kearah ukuran jumbo dan sekarang sudah mulai banyak bergeser kearah ukuran “baby chicken” maka pihak peternak, baik itu peternak kemitraan maupun peternak mandiri ayam hidup menangkap peluang ini dengan perhitungan faktor resiko serta laba-rugi apabila memproduksi ayam hidup ukuran kecil mulai ayam ukuran 1.0-1.3kg.

Pengalaman dilapangan, peternak sistem kemitraan biasanya menjual ayam broiler hidup ukuran 1.0-1.2 lebih mahal dari ayam ukuran jumbo dan seringkali dijual sepaket ayam kecil dan ayam jumbo.

Didunia peternakan ayam broiler, faktor gambling cukup tinggi karena semua peternak mengetahui biaya produksi mulai chick in sampai panen dalam nominal rupiah, yang menjadi kendala adalah ketidakpastian harga saat panen.

Ketidakpastian dan fluktuasi ekstrim naik turunnya harga inilah yang membuat peternak was-was sehingga mebuat para peternak banyak berdoa pada Tuhan agar saat jadwal panen ayam tiba, harganya tinggi.

Namun saat peternak dihadapkan dengan murahnya harga ayam saat panen tiba, maka pilihannya adalah dijual saat itu juga ataupun mengambil tindakan menahan untuk tidak menjual alias menambah masa produksi ayam broiler size 1.0-1.2 ini menjadi ukuran 2.0Kg keatas dengan harapan adanya peningkatan harga saat panen ukuran ayam besar tersebut.

Beberapa tahun lalu apabila para peternak menjual ayam hidup ukuran 1.0-1.2 bisa dipastikan bahwa ayam yang dijual tersebut merupakan ayam dalam tanda kutip “Ayam Sakit” atau bisa saja terjadi “Slow Growth”, atau ada faktor lain berupa musibah kandang roboh ataupun peternak melihat tren harga yang semakin menurun maka keputusan menjual ayam broiler hidup ukuran kecilpun menjadi pilihan.

Namun kini semua berubah, justru para peternak berlomba-lomba untuk memproduksi ayam kecil untuk memenuhi permintaan konsumen akan daging ayam karkas 0.7kg, ayam karkas 0.8 hingga ayam karkas ukuran 0.9kg per-ekor.

Selain ukuran ayam broiler hidup size 1.0-1.2kg per-ekor, ayam broiler hidup minimal ukuran 1.7up masih sangat dominal digemari oleh konsumen lokalan serta kebutuhan konsumen industry untuk digunakan sebgai bahan baku ayam fillet.

Sebagai pelaku produksi pemotongan ayam, RPA Wahana Sejahtera Foods merangkul semua peternak diseluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk memastikan kebutuhan bahan baku ayam hidup bagi RPA Wahana Sejahtera Foods.

RPA Wahana Sejahtera Foods sebagai mitra peternak selalu bergantung pada pasokan ayam hidup dengan ukuran tertentu kepada para peternak diseluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam proses mata rantai penyediaan daging ayam karkas mulai dari ukuran ayam karkas 0.5kg hingga ayam karkas 1.8kg.

Jombang, 29 Januari 2017

 

 

Moch. Zafri Aristiawan

Penikmat Daging Unggas

 Page 2 of 28 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »