AYAM PARTING 48

Ayam Parting 48 merupakan varian produk baru yang berasal dari produksi karkas pilihan dengan kualitas grade 1 kemudian diproses pada “divisi cut up”, pada divisi inilah karkas ayam dengan berat tertentu di potong-potong menjadi 48 potongan daging ayam dengan gramasi berat perpotong berkisar antara 25-30 gram.  Ayam parting 48 diproduksi oleh RPA Wahana Sejahtera Foods,sebagai komitmen kami dalam melayani pelanggan khususnya catering di seluruh Indonesia.

Sebelum di potong-potong(parting) menjadi 48, bahan baku karkas tersebut terlebih dahulu di sortir ulang oleh bagian Quality Control(QC) “Divisi Cut Up” dengan tujuan bahan baku karkas yang akan digunakan sebagai bahan baku ayam parting 48 benar-benar bersih sekaligus mengantisipasi adanya cemaran benda asing berupa bulu-bulu halus yang tertinggal saat selesai proses pemotongan, terutama terletak dibawah ketiak sayap ayam, ujung sayap ayam maupun di bagian tunggir ayam yang perlu penanganan khusus.

Selain kontrol cemaran benda asing berupa kemungkinan masih adanya bulu yang tertinggal, pihak QC “Divisi Cut Up” juga menseleksi karkas bahan baku ayam parting 48 haruslah bebas dari kondisi memar sesuai standart SNI, patah dibagian tulang sayap, dan memastikan bahwa potongan tulang paha tepat berbentuk angka 8.

Setelah semua kondisi karkas dinilai oleh QC layak sesuai standart, maka proses parting dilakukan dengan cara pertama kali memotong bagian sisa leher yang masih menyatu pada tubuh ayam, lalu memotong ayam karkas tersebut menjadi dua bagian, bagian dada utuh berikut sayap dan bagian masih menyambung kedua paha utuh, selanjutnya bagian dada utuh dibelah menjadi dua bagian lalu dibersihkan sisa maras(paru) ayam dan darah yang melekat pada sela-sela tulang kerongkongan ayam dengan cara memasukkan bagian potongan dada ayam tersebut kedalam air bersih yang mengalir, lalu cuci sampai hilang sisa darah dan maras ayam yang melekat pada tulang kerongkongan ayam tersebut, setelah sudah bersih lalu tiriskan.

Sembari menunggu daging ayam parting bagian dada tiris maka operator “Cut Up” bisa memproses potongan bagian dua paha utuh tadi, awalnya karena dua paha utuh tersebut masih ada tunggir ayam, maka langkah awal yang harus dipotong adalah bagian tunggir ayam tersebut untuk kemudian dibuang terpisah dengan produk utama. Setelah tunggir ayam dihilangkan maka proses selanjutnya adalah memotong dengan mesin parting bagian kedua pasang paha utuh ayam tersebut menjadi beberapa potong bagian sesuai standar gramasi parting 48.

Setelah proses parting kedua bagian paha utuh selesai maka bisa dilanjutkan dengan melakukan parting dua bagian dada utuh ayam yang sudah tiris menjadi potongan-potongan dengan gramasi antara 25-30 gram hingga genap dijumlahkan antara bagian paha dan bagian dada utuh ayam menjadi 48 bagian termasuk sayap namun untuk bagian ujung sayap(wing tip) dihilangkan.

Ayam Parting 48 sangat direkomendasikan bagi anda yang memiliki usaha catering yang membutuhkan daging ayam potongan kecil-kecil yang akan dimasak dengan beraneka macam jenis masakan berbahan baku ayam parting 48, baik itu dimasak kare, bumbu kecap, ayam goreng, ayam goreng crispy, tongseng ayam maupun aneka resep masakan lainnya tanpa perlu repot memotong lagi dari karkas utuh sehingga lebih efisien dan hemat waktu.

Ayam Parting 48 ini dikemas dalam kondisi fresh lalu dimasukkan keruangan chiller untuk proses pre-cooling selanjutnya dimasukkan keruangan air blast freezer guna proses  pembekuan dengan suhu -30 hingga -35 derajat selsius dalam 12 jam. Setelah ayam parting 48 sudah beku lalu dipanen bagian gudang untuk selanjutnya dikemas sesuai permintaan pelanggan, ada yang dikemas dalam karton ada pula yang dikemas dalam karung.

Beberapa pelanggan kami telah menggunakan produk ayam parting 48 sebagai bahan baku aneka masakan yang lezat, salah satu diantaranya adalah catering maskapai penerbangan terbesar di Indonesia telah mempercayakan produk bahan baku masakan berupa ayam parting 48 di RPA Wahana Sejahtera Foods.

RPA Wahana Sejahtera Foods berkomitmen untuk mensupport kebutuhan daging ayam yang sehat, halal, aman dan higienis keseluruh Nusantara.

Hingga saat ini berbagaimacam varian produk ayam produksi kami telah di distribusikan ke pelbagai daerah di Indonesia antara lain:

  1. Jakarta
  2. Bogor
  3. Depok
  4. Tangerang
  5. Bekasi
  6. Sukabumi
  7. Bandung
  8. Batam
  9. Jawa Tengah
  10. Jawa Timur
  11. Bali
  12. NTT
  13. NTB
  14. Pontianak
  15. Balikpapan
  16. Jayapura
  17. Timika
  18. Sorong
  19. Merauke
  20. Fak-Fak
  21. Serui
  22. Kaimana
  23. Ambon
  24. Namlea
  25. Makassar
  26. Manado

dan masih banyak daerah lain di Indonesia.

Segera bergabunglah menjadi keluarga kami, keluarga besar RPA Wahana Sejahtera Foods.

Jombang, 15 November 2016

Zafri Aristiawan

081235414422

PRODUKSI AYAM PARTING 9

INSTRUKSI KERJA PRODUKSI AYAM PARTING 9

AYAM PARTING 9

AYAM PARTING 9

1. Leader mencatat jumlah kebutuhan karkas yang akan diproses menjadi ayam parting 9 dari recording produksi

2. Operator menyiapkan karkas yang akan diparting 9.

3. Operator menyiapkan keranjang bersih.

4. Operator menyiapkan bak air yang sudah di isi air bersih untuk mencuci tangan dan mencuci produk jatuh.

5. Pastikan mesin pemotong dan pisau pemotong ayam parting 9 berjalan dengan baik serta tajam.

6. Operator menghubungkan stop kontak dengan panel listrik yang dikhususkan untuk mesin ayam parting 9 .

7. Potong sayap:

a) Cara memotong sayap kanan : pegang karkas dengan tangan kanan,masukan ibu jari kedalam rongga perut untuk menopang, bagian dada menghadap keatas dan tempatkan karkas dengan sudut 45° dari “batang penuntun” (the guide bar). Lebarkan sayap kanan dengan tangan kiri, potong sayap mulai dari tengah-tengah bahu ke ketiak.

b) Cara memotong sayap kiri : pindahkan karkas dari tangan kanan ke tangan kiri, lebarkan sayap kiri dengan tangan kanan dan ulangi prosedur 7.a. bila potongan ini benar maka akan terlihat daging melingkar (silver dollar) dengan diameter 2,5 – 3,8 cm.

8. Potong setengah bagian (Quarter Cut ) : Pegang kedua paha bawah dengan tangan kanan dan dada pada tangan kiri. Lebarkan ujung dada kearah luar untuk memberi tanda garis pemisah antara bagian atas dada dan bawah paha. Letakkan karkas menyamping di atas “batang penuntun” dengan bagian punggung menghadap kearah operator. Potong mulai dari ujung tulang dada (Sternum) menyusuri paha atas dan memotong punggung 1 – 2 cm diatas garis pemisah. Untuk mendapatkan potongan yang benar, karkas ayam parting 9 di putar dan memotong lurus bagian punggung. Apabila potongan ini benar maka akan terlihat 1/2 bagian dada yang utuh (Breast Quarter ) dan 1/2 bagian paha yang utuh (Hind Quarter).

9. Potong paha bawah. Dengan tangan kanan pegang kedua bagian paha bawah dan tangan kiri memegang paha atas. Letakan setengah bagian paha diatas “batang penuntun”. Tekan kedua paha bawah sehingga terlihat garis putih ditengah–tengah sambungan persendian. Potong sekaligus garis putih ini sehingga memisahkan paha atas dan paha bawah. Apabila hasil potongan ini baik maka akan terlihat hurup H di bagian paha bawah dan paha atas.

10. Potong Brutu/Tunggir. Pegang paha atas dengan satu tangan dengan posisi menyamping, letakan di atas batang penuntun sedekat mungkin dengan mata pisau, potong di antara batas pemisah antara tunggir dengan paha atas. Pisahkan potongan brutu dalam keranjang bersih warna biru dengan alas keranjang warna kunig yang berbeda.

11. Potong paha atas. Pegang masing-masing sisi paha atas dengan satu tangan. Tempatkan punggung diatas “batang penuntun”. Buat potongan melewati tengah-tengah punggung sehingga memisahkan paha atas menjadi dua bagian. Yaitu paha atas kiri dan kanan. Apabila potongan ini benar akan terlihat dua potong yang serupa / simetris dan semua daging melekat erat erat di sisi tulang punggung.

12. Patahkan sendi panggul bagian atas dengan cara menekuk potongan paha atas kearah dalam dengan kedua tangan.

13. Potong dada mentok. Pegang tulang rusuk dengan tangan kiri dan ujung dada metok dengan tangan kanan. Tempatkan setengah bagian dada depan (breast quarter) diatas “batang penuntun” dengan daerah leher sedekat mungkin dengan mata pisau, dan tulang rusuk ke-2 sejajar dengan “batang penuntun”. Potong daging dada mentok 2 ± 0,5 cm diatas Sternum dan berakhir diantara tulang rusuk ke-1 dan ke-2. Apabila potongan ini benar maka akan terlihat daging seperti hurup M setebal 2 ± 0,5 cm dan tulang rusuk Sternum yang sama panjang.

14. Potong dada. Pegang masing masing sisi tulang rusuk dengan satu tangan, posisi dada diatas tangan penuntun dan daerah leher sedekat mungkin mata pisau, potong tepat didaerah tulang dada.

15. Potong punggung Pegang masing-masing sisi tulang rusuk dengan satu tangan, tempatkan tulang punggung dan leher di atas batang penuntun sedekat mungkin dengan mata pisau potong tengah-tengah tulang punggung sehingga memisahkan tulang rusuk menjadi dua bagian. Apa bila potongan ini benar maka akan terlihat dua sisi dada yang serupa dan semua daging rusuk melekat keatas pada tulang punggung.

16. Curah semua hasil partingan dalam keranjang bersih warna biru dengan alas keranjang warna kuning. Tiap keranjang berisi 21 ekor karkas yang sudah di parting.

17. Kumpulkan daging-daging kecil/triming yang tersisa pada meja kerja.

18. Timbang semua hasil produk ayam parting 9 dan eksesnya ke tempat penimbangan/ recording.

19. Opertor melepaskan stop kontak yang menghubungkan mesin parting ke panel listrik.

20. Bersihkan mesin ayam parting 9 dari sisa-sisa daging kecil atau kotoran yang menempel, dengan menggunakan air bersih.