karkas ayam broiler

Ayam Pedaging Yang Sehat

Dari ayam pedaging yang sehat , maka akan menjadikan ayam karkas produksi kami sangat berkualitas serta mengandung gizi yang tinggi
ayam segar parting

Ayam Karkas Kualitas Tinggi

Kami Memproduksi daging ayam karkas sehat,halal dan higienis dengan sistem mata rantai pendingin yang akan menjaga kualitas daging ayam sampai ke tangan anda.
Zafri (Telkomsel). : 081235414422
WA (Indosat) : 085730558884
(XL) : 085961113355
Email : zafrii@afco.co.id

PENGURANGAN POPULASI AYAM PARENT

Proses pengurangan populasi ayam parent terus dilakukan untuk mengurangi overpopulasi ayam saat ini, dengan harapan supply bisa berimbang dengan permintaan.
Namun, sebagaimana diketahui bersama bahwa bulan depan sudah memasuki bulan puasa maka otomatis serapan pasar meningkat. Sebenarnya ada kontradiksi dimana waktu penyerapan pasar cukup besar sepuluh hari menjelang awal bulan puasa hingga hari ke sepuluh bulan puasa tidak di imbangi dengan penambahan jumlah populasi maka yang akan terjadi adalah harga ayam akan tinggi.
Secara pribadi, saya sependapat dengan adanya polese yang mensyaratkan adanya pengurangan jumlah populasi ayam parent skala nasional hanya saja waktunya yang tidak pas, karena mendekati bulan puasa dan lebaran.
Karena imbas dari aturan tersebut adalah adanya ketimpangan antara permintaan pasar yang cikup tinggi sedangkan suply dari peternak kurang maksimal, akibatnya konsumen akan mendapatkan harga yang lebih mahal.
Disisi peternak(terutama peternak mandiri) pun juga akan mengalami dilema, saat akan melakukan chick in akan mengalami kendala sulitnya mendapatkan DOC(anak ayam umur sehari) karena perusahaan hatchery(penetasan telur ayam) akan memprioritaskan internal farm sendiri.
Semoga, jurus pemangkasan populasi ayam parent ini tidak selalu menjadi ajian pamungkas untuk mengurangi populasi ayam hidup di lapangan atau ajian instant untuk menaikkan harga ayam hidup yang selama tiga bulan terahir jauh dibawah harga pokok produksi alias terlampau murah.
Saya lebih cenderung untuk tetap memaksimalkan populasi, karena kita tidak membicarakan bahwa yang overpopulasi ini adalah daerah Jawa dan Sumatera akan tetapi lebih memandang keseluruhan wilayah Indonesia dimana sering dibaca di media massa bahwa harga daging ayam di Indonesia Timur cukup mahal dan jumlahnya terbatas meskipun secara faktual di pulau Jawa dan Sumatera mengklaim ayam sudah overpopulasi, ayam banjir, ayam murah namun saudara kita di Indonesia Timur masih mendapatkan harga cukup mahal.
Peran Pemerintah dalam hal ini dinas Peternakan seharusnya lebih bisa dimaksimalkan lagi untuk memfasilitasi dan membuat kebijakan “Ramah Peternak”, kalau disimpulkan bahwa populasi ayam hidup di Jawa dan Sumatera sudah terlalu banyak, maka solusinya bagaimana ayam tersebut bisa disalurkan ke daerah lain yang masih kekurangan dalam bentuk daging ayam karkas.
Kalau sudah disalurkan merata ke seluruh Nusantara masih berlebih ya bisa diupayakan untuk di eksport.
Semangat produktifitas ini selaiknya perlu mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah.

Wallahu A’lam Bishawab,

Moch Zafri Aristiawan

Ayam Karkas

Mendapatkan bahan baku ayam karkas 0.8 yaitu berupa ayam hidup ukuran 1.1Kg dari peternak ayam broiler tidaklah mudah karena, para peternak cenderung lebih memilih memproduksi ayam broiler hidup dengan ukuran lebih besar, semakin besar ukuran dan berat bobot ayam broiler maka diharapkan keuntungan yang didapat akan lebih maksimal.

Untuk mendapatkan ayam hidup dengan berat 1,1Kg dari peternak, banyak upaya yang dilakukan oleh pihak rumah potong unggas dalam menyakinkan para peternak untuk memproduksi ayam broiler hidup dengan ukuran yang dikehendaki pihak rumah potong ayam.

Salah satuupaya yang paling lazim digunakan adalah adanya pemberian insentif atau berupa kontrak harga fix dengan memberikan tambahan beberapa ribu rupiah diatas harga pokok produksi.

Dengan melihat perhitungan selisih keuntungan yang didapat serta efektifitas keberlangsungan siklus atau perputaran pemeliharaan ayam dikandang yang bisa dipanen dalam umur 25 hari, para peternak akan bisa mendapatkan jadwal Çhick in lebih banyak dan otomatis jumlah panen lebih banyak pula.

Melihat tren kebutuhan daging ayam yang semula dominan kearah ukuran jumbo dan sekarang sudah mulai banyak bergeser kearah ukuran “baby chicken” maka pihak peternak, baik itu peternak kemitraan maupun peternak mandiri ayam hidup menangkap peluang ini dengan perhitungan faktor resiko serta laba-rugi apabila memproduksi ayam hidup ukuran kecil mulai ayam ukuran 1.0-1.3kg.

Pengalaman dilapangan, peternak sistem kemitraan biasanya menjual ayam broiler hidup ukuran 1.0-1.2 lebih mahal dari ayam ukuran jumbo dan seringkali dijual sepaket ayam kecil dan ayam jumbo.

Didunia peternakan ayam broiler, faktor gambling cukup tinggi karena semua peternak mengetahui biaya produksi mulai chick in sampai panen dalam nominal rupiah, yang menjadi kendala adalah ketidakpastian harga saat panen.

Ketidakpastian dan fluktuasi ekstrim naik turunnya harga inilah yang membuat peternak was-was sehingga mebuat para peternak banyak berdoa pada Tuhan agar saat jadwal panen ayam tiba, harganya tinggi.

Namun saat peternak dihadapkan dengan murahnya harga ayam saat panen tiba, maka pilihannya adalah dijual saat itu juga ataupun mengambil tindakan menahan untuk tidak menjual alias menambah masa produksi ayam broiler size 1.0-1.2 ini menjadi ukuran 2.0Kg keatas dengan harapan adanya peningkatan harga saat panen ukuran ayam besar tersebut.

Beberapa tahun lalu apabila para peternak menjual ayam hidup ukuran 1.0-1.2 bisa dipastikan bahwa ayam yang dijual tersebut merupakan ayam dalam tanda kutip “Ayam Sakit” atau bisa saja terjadi “Slow Growth”, atau ada faktor lain berupa musibah kandang roboh ataupun peternak melihat tren harga yang semakin menurun maka keputusan menjual ayam broiler hidup ukuran kecilpun menjadi pilihan.

Namun kini semua berubah, justru para peternak berlomba-lomba untuk memproduksi ayam kecil untuk memenuhi permintaan konsumen akan daging ayam karkas 0.7kg, ayam karkas 0.8 hingga ayam karkas ukuran 0.9kg per-ekor.

Selain ukuran ayam broiler hidup size 1.0-1.2kg per-ekor, ayam broiler hidup minimal ukuran 1.7up masih sangat dominal digemari oleh konsumen lokalan serta kebutuhan konsumen industry untuk digunakan sebgai bahan baku ayam fillet.

Sebagai pelaku produksi pemotongan ayam, RPA Wahana Sejahtera Foods merangkul semua peternak diseluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk memastikan kebutuhan bahan baku ayam hidup bagi RPA Wahana Sejahtera Foods.

RPA Wahana Sejahtera Foods sebagai mitra peternak selalu bergantung pada pasokan ayam hidup dengan ukuran tertentu kepada para peternak diseluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam proses mata rantai penyediaan daging ayam karkas mulai dari ukuran ayam karkas 0.5kg hingga ayam karkas 1.8kg.

Jombang, 29 Januari 2017

 

 

Moch. Zafri Aristiawan

Penikmat Daging Unggas

Daging Ayam Karkas Size 0.7

Daging Ayam Karkas Size 0.7

Daging  Ayam Karkas 0.7 merupakan sebuah nama dari berat atau gramasi bobot ayam karkas dari proses pemotongan ayam hidup ukuran 1kg.  Dalam proses pemotongan ayam hidup menjadi ayam karkas ada proses penyusutan berat sekitar 30% karena dari ayam hidup saat dipotong hilang atau mengalami penyusutan karena hilang darah, hilang bulu, hilang isi perut(usus, hati, ampela, jantung), hilang kepala leher, dan hilang ceker.  Daging ayam karkas size 0.7 dinamakan juga ayam kecil atau baby chicken karena karkas daging ayam karkas masuk dalam kategori ayam baby atau baby chicken mulai ukuran 0.4-1.0.

Jenis daging ayam ukuran ini sangat diminati oleh customer karena banyak digunakan sebagai bahan baku masakan asal ayam. Dengan berat 0.7kg cukup  pas, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil apabila di potong menjadi 4 bagian atau parting 4.

daging-ayam-karkas-07

Ketika ayam karkas 0.7 diparting jadi 4 bagian menghasilkan dua potong belahan dada atas berikut kedua sayap dan dua potong paha utuh. Selain diproses menjadi ayam parting 4, daging ayam karkas size 0.7 juga bisa dimasak dalam bentuk utuh satu ekor, di beberapa tempat ada yang disayat menjadi dua bagian tanpa terputus antara bagian satu dan lainnya untuk ayam bakar.

Ayam size 0.7 juga seringkali dipakai sebagai alternatif pengganti daging ayam pejantan yang seringkali kekurangan pasokan pada saat peak season terutama bulan puasa hingga lebaran, liburan panjang sekolah, liburan natal dan tahun baru.

Saat kondisi peak season tersebut seringkali pengusaha makanan berbahan baku ayam pejantan kesulitan mendapatkan daging ayam pejantan dengan bobot bersih tanpa kepala tanpa kaki ukuran size 0.7 yang diasumsikan kalau masih utuh ada kepala leher serta kaki ayam pejantan tersebut menjadi ukuran 0.9. Jangankan ukuran 0.9 bahkan ukuran ayam pejantan utuh 0.7 pun sulit didapatkan, belum lagi harga yang mahal dan barang yang sulit didapat menjadi salah satu pertimbangan pengalihan penggunaan daging ayam size 0.7.

Pada momen peak season biasanya daging ayam pejantan yang ready stok karkasnya mulai size 0.3-0.6. Karena kondisi farm dan populasi ayam pejantannya  terbatas dan apeternaknya memang sedang kebanjiran order saat tersebut hingga menyebabkan ayam pejantan hidup size 0.6 dan 0.7 terjual semua jadi belum sempat menunggu bobot ayam pejantan hidup ukuran 0.9 hingga 1kg sudah terjual habis.

Kondisi ini tentunya disikapi secara bijak bagi pengusaha makanan berbahan baku ayam jantan, menggunakan daging ayam size 0.7 merupakan solusi cerdas menyikapi sulitnya pasokan dan mahalnya harga ayam pejantan.

Saat ini daging ayam size 0.7 sudah banyak dijumpai dijual di Moderen Market seperti Carrefour, Transmart, Hero Group, Lotte mart dan jaringan moderen market lainnya baik itu skala retail maupun grosir dan juga di pasar tradisional pun juga cukup melimpah.

Dengan adanya jaringan penjualan ayam karkas size 0.7, Pengusaha makanan olahan berbahan baku ayam karkas size 0.7 tidak perlu risau akan ketersediaan ayam ukuran ini.

Memang terkadang beberapa penjual ada yang memberlakukan sistem pembelian paketan, jadi selain membeli ayam karkas size 0.7, pembeli diwajibkan membeli ukuran ayam lain seperti ukuran 0.8 atau 0.9 dengan maksud edukasi pelanggan agar tidak fanatic dengan satu ukuran ayam saja.

Biasanya harga ayam karkas size 0.7-1.0 harganya cenderung lebih mahal dari ayam karkas size 1.1-1.8 salah satu faktornya disebabkan oleh tingkat  rendemen daging yang rendah sehingga komponen penyusunan harga pokok produksi menjadi lebih tinggi.

Banyaknya peternak yang enggan memanen ayam hidup dengan range ukuran 1.1-1.3 juga menjadi faktor pemicu sedikit lebih mahalnya daging ayam karkas baby,  karena itulah pihak rumah potong ayam harus mengajukan sistem kontrak untuk peternak dengan skema saling menguntungkan, dengan harga kontrak tingggi yang ditawarkan oleh pihak kemitraan atau rumah potong ayam kepada para peternak, para peternak ayam mempunyai kepastian jadwal produksi dan keamanan dalam kondisi naik turunnya harga ayam hidup.

Bagi pihak rumah potong ayam juga diuntungkan mendapatkan kepastian supply ayam hidup dengan bobot 1.1-1.3/kg secara berkesinambungan dan stabil sehingga kebutuhan customer bisa terpenuhi.

UD. Wahana Sejahtera Foods merupakan rumah potong ayam penyedia daging ayam semua ukuran dari size 0.4-1.8kg/ekor dengan jumlah sangat melimpah untuk memenuhi kebutuhan customer di seluruh wilayah Indonesia.

 

 

Jombang, 19 November 2016

 

 

Zafri Aristiawan

081235414422

 Page 4 of 29  « First  ... « 2  3  4  5  6 » ...  Last »